Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keutamaan bulan Muharram

ROUBIN ONLINE.COM – KADEMANGAN.

HALO SOBAT ROUBIN 
Bulan Muharram adalah bulan yang mulia dan penuh keberkahan. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh, terutama puasa, sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan Bulan Muharram:
Termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan yang dimuliakan oleh Allah).

Ya'ni Puasa sunnah di bulan Muharram merupakan puasa terbaik setelah Ramadan.

Seperti yang sudah di riwayat oleh Abu Hurairah, yang terdapat dalam kitab Sahih Muslim no. 1163.

                        أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ 

"Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram."

 Puasa sunnah di bulan Muharram yang paling dianjurkan ada dua:
1.Puasa Tasu’a (9 Muharram)
2.Puasa Asyura (10 Muharram)

Yang mana Rasulullah ﷺ juga berkeinginan untuk berpuasa pada hari kesembilan agar berbeda dengan kebiasaan kaum Yahudi yang berpuasa di bulan  Muharram pada hari 'Asyuro (10 Muharram) saja.




Adapun niat puasa Sunah sebagai berikut:
1.Puasa tasu'a (9 Muharram)
                                           نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Tāsū‘ā’a sunnatan lillāhi ta‘ālā
“Aku berniat puasa Tasu’a sunnah karena Allah Ta’ala."

2.Puasa 'Asyuro (10 Muharram)
                                           نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ‘Āsyūrā’a sunnatan lillāhi ta‘ālā
“Aku berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta’ala.”

Kesimpulan:
Muharram adalah bulan penuh keutamaan, sehingga dianjurkan memperbanyak amal ibadah, terutama puasa Tasu’a dan Asyura.





Posting Komentar untuk "Keutamaan bulan Muharram "