Pesantrenku, Jantung Negriku
Di bawah langit pesantren, embun membasahi bumi
Azan subuh memanggil, bukan hanya sekadar janji
Langkah kaki bersarung, menyusuri lorong-lorong sunyi
Menuju surau, alunan zikir menerangi hati.
Bukan harta yang dicari, bukan pula nama besar
Hanya secercah ilmu, agar jiwa tak mudah gusar
Kitab kuning terbuka, huruf hijaiyahnya tertata rapi
Menjadi pelita nurani, pembentuk pribadi sejati.
Pesantren, lentera agama, di rahimmu lahir peradaban
Dari bilik-bilik sederhana, terpancar cahaya kebenaran
Santri diuji kesabaran, tidur di atas tikar
Mimpi lebih tinggi dari rembulan, jihad tak kenal pudar.
Sarung lusuh menemani, dari tahajud hingga belajar
Menjadi saksi bisu, perjuangan yang tak pernah pudar
Melawan hawa nafsu, menolak godaan dunia
Demi membela negeri, dengan iman dan setia
Wahai santri, generasi penerus bangsa
Jadikan ilmu sebagai pedang, akhlak sebagai perisai penjaga.
Tugasmu belum usai di tengah badai perubahan
Bawalah janji pesantren, ukir prestasi, raih kemenangan.
Di tiap sujudmu, terkandung doa untuk Ibu Pertiwi
Di tiap langkahmu, terukir janji mengabdi tulus suci.
Santri kuat, Indonesia hebat, itulah semboyan abadi,
Menjaga ruh negeri, dengan semangat santri sejati.
Posting Komentar untuk "Pesantrenku, Jantung Negriku"