Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menghidupkan Jejak Pengorbanan: Sejarah dan Keutamaan Puasa Tarwiyah & Arafah

ROUBIN ONLINE.COM – KADEMANGAN.
Halo Roubin Online.

Pada bulan Dzulhijjah, banyak peristiwa-peristiwa penting dalam agama Islam.

salah satunya ialah pada tanggal ke-8 dan 9 Dzulhijjah, yang mana pada hari itu umat Islam dianjurkan untuk berpuasa, yakni puasa tarwiyah pada tanggal ke-8 dan arafah pada tanggal ke-9 bulan Dzulhijjah.

Sebenarnya kenapa sih pada tanggal tersebut dianjurkan untuk umat Islam berpuasa?, mari kita kupas bersama-sama.

Pada tanggal ke-8 dan 9 bulan Dzulhijjah terdapat kisah yang dapat membawa kita mengenang kembali sejarah pengorbanan sang ayah dan anaknya, yakni Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail 

SEJARAH PUASA TARWIYAH 

•Kisah di Balik Hari Tarwiyah:
 Pada malam tanggal 8 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim AS bermimpi diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail. 

Sepanjang hari itu, beliau terus merenung dan berpikir apakah mimpi tersebut benar-benar wahyu atau hanya bisikan setan. Dari perenungan inilah nama hari tersebut berasal.

Dan pada hari itu para jamaah Haji mulai bersiap meninggalkan Makkah menuju Mina dan bermalam disana untuk mempersiapkan diri menuju Arafah keesokan harinya.

•Dalil dianjurkan puasa tarwiyah 
صَوْمُ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ وَصَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ كَفَّارَةُسَنَتَيْنِ
( HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Abbas. )

•Niat puasa Tarwiyah  
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَلَى 
Artinya : Saya niat puasa Sunah Tarwiyah Karena Allah Ta'ala

•Fadhilah puasa Tarwiyah
Banyak sekali fadhilah puasa Tarwiyah, seperti halnya puasa pada umumnya.
Tapi keutamaan yang paling spesifik dalam puasa ini adalah 
صَوْمُ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ كَفَّارَةُ سَنَةٍ
Puasa Tarwiyah dapat menghapus dosa selama setahun.


SEJARAH PUASA ARAFAH 

•Kisah di Balik Hari Arafah 
Pada malam ke-9 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim AS kembali bermimpi hal yang sama ( perintah menyembelih Ismail ). Kali ini beliau menyadari dan meyakini (arafa) bahwa perintah tersebut datangnya mutlak dari Allah SWT.

•Dalil dianjurkan puasa Arafah
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.
Artinya: Rasulullah biasa berpuasa pada tanggal sembilan bulan Dzulhijjah, pada hari 'Asyura, dan tiga hari pada setiap bulan, yaitu hari Senin pertama dalam bulan tersebut dan hari Kamis
( HR. Abu Daud )

•Niat puasa Arafah 
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَلٰى
Artinya: Saya niat puasa Sunah Arafah karena Allah Ta'ala 

•Fadhilah puasa Arafah 
Sama seperti halnya Tarwiyah.
Puasa Arafah juga memiliki banyak keutamaan-keutamaan sama seperti halnya puasa pada umumnya, tapi keutamaan yang lebih spesifik pada puasa ini adalah 
صِيَامُ يَوْمٍ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
Artinya: Puasa hari Arafah (9 Dzulhijjah), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya.
( HR. Muslim ) 

Posting Komentar untuk "Menghidupkan Jejak Pengorbanan: Sejarah dan Keutamaan Puasa Tarwiyah & Arafah"