Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

YAKINKAN SELALU DIRI KITA, AGAR TERUS BERBUAT BAIK


 

    Meyakinkan diri sendiri dalam melakukan suatu kebaikan tidaklah mudah. Begitu banyak rintangan yang mengganggu baik dari diri sendiri maupun dari luar. Hati terkadang masih lemah sehingga mudah goyah untuk segera melakukan apa yang kita nilai baik. Bisikan dari luar yang kerap kali meruntuhkan niat kita untuk berbuat baik. Godaan ini yang kadang masih membuat kita selalu menakar dan mempertimbangkan untuk segera melakukan kebaikan, padahal berpikir dua kali dalam melakukan perbuatan-perbuatan baik adalah sebuah keburukan yang nyata.

    Setelah semua keadaan diatas teratasi, kita juga masih dihadapkan pada gangguan hati lainnya. Akhirnya diri kita kembali waswas untuk melangkah melakukan apa yang kita inginkan. Sering kita ingin kebaikan kita bisa memotivasi orang lain juga ikut berbuat baik. Akan tetapi berujung pada niat busuk agar orang menilai baik dan terpuji pada kebaikan yang kita lakukan (pamer). Kita tahu bahwa makna kebaikan itu akan tetap suci tanpa harus dipamerkan. Sangatlah disayangkan tujuan baik tapi bernilai buruk Dimata Tuhan.

    Ketulusan adalah kunci. Dan penilaian Allah SWT semata harus ditanamkan sedalam-dalamnya di dalam hati. Jadi berhentilah menunjukkan kebaikan kita kepada orang lain dan yakini bahwa kebaikan harus dilandasi rasa tulus ikhlas karena Allah SWT. Dengan demikian, kita tidak akan lagi membutuhkan balasan atau pujian dari orang lain karena Allah SWT satu-satunya tujuan.

    “Sebenarnya menjalankan kebaikan itu sederhana, yang berat itu menyertakan keikhlasan dalam kebaikan itu sendiri” ungkapan ini benar-benar harus kita jadikan pegangan bukan untuk berhenti melakukan kebaikan karena takut tidak ikhlas, namun agar kita selalu melatih diri kita melakukan banyak kebaikan yang dilandasi perasaan dan hati yang tulus dan ikhlas. Bukan pula tentang seberapa besar kebaikan yang kita lakukan tapi seberapa dalam keikhlasan yang mendasarinya, karena perbuatan sekecil apapun dengan rasa ikhlas akan dibalas oleh Allah dengan balasan terbaiknya. Hal ini sesuai firman Allah dalam Al-Qur'an  Surah Al Zalzalah ayat 7-8

 

فَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرٗا يَرَهُۥ      

وَمَن يَعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٖ شَرّٗا يَرَهُ

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, "Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."

    Hanya Allah lah yang bisa menolong kita agar selamat dari bahaya pamer, riya', dan syirik sebagaimana  yang disampaikan oleh Ingat Fudail bin iyadh berikut:

تَرْكُ الْعَمَلِ لِأَجْلِ النَّاسِ رِيَاءٌ وَالعَمَلُ لِأَجْلِهِمْ شِركٌ وَالْإِخْلَاصُ أَنْ يُعَافِيْكَ اللّٰهُ مِنْهُمَا.

 

    Meninggalkan amalan karena manusia adalah riya’, dan beramal karena manusia itu syirik, sedangkan ikhlas itu adalah ketika Allah selamatkan dirimu dari keduanya. (Al-Fudhail bin Iyadh rh)

 

    Semoga kita bisa tetap berbuat baik, tidak takut berbuat baik, dan ikhlas berbuat baik. Semoga Allah SWT selalu menjaga kita agar senantiasa ikhlas dan berbuat baik tanpa batas.

Oleh : Abdullah Rojes (Alumni PP Roudlotut Tholibin)

 

Posting Komentar untuk "YAKINKAN SELALU DIRI KITA, AGAR TERUS BERBUAT BAIK"

Berlangganan via Email